GO UP

Chen Mapo Tofu: Perjalanan Kuliner ke Tempat Kelahiran Sensasi Pedas Dunia

Chen Mapo Tofu: Perjalanan Kuliner ke Tempat Kelahiran Sensasi Pedas Dunia

Chen Mapo Tofu: Perjalanan Kuliner ke Tempat Kelahiran Sensasi Pedas Dunia

Di jantung kota Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, berdiri sebuah restoran yang bukan sekadar tempat makan, melainkan monumen hidup bagi salah satu hidangan paling dicintai di dunia. Chen Mapo Tofu (陈麻婆豆腐), yang didirikan pada tahun 1862 di masa Dinasti Qing, memegang gelar sebagai tempat kelahiran asli dari Mapo Tofu. Bagi para pelancong dan pecinta kuliner di tahun 2026, restoran ini tetap menjadi perhentian wajib untuk mencicipi resep yang telah mendefinisikan masakan Sichuan selama lebih dari 160 tahun.

Legenda Sang Matriark “Wajah Bopeng”

Nama hidangan ini membawa sejarah penciptanya. “Ma” (麻) merujuk pada bekas jerawat atau bopeng, dan “Po” (婆) berarti wanita tua atau istri. Menurut legenda setempat, hidangan ini diciptakan oleh Nyonya Chen, seorang wanita dengan wajah bopeng yang mengelola kedai kecil bernama Chen Xingsheng di dekat Jembatan Wanfu.

Restoran tersebut awalnya melayani para buruh dan pengangkut minyak yang sering melewati jembatan itu. Para pekerja ini sering membawa daging sapi dan minyak mereka sendiri, lalu meminta Nyonya Chen untuk memasak sesuatu yang mengenyangkan dan terjangkau. Ia kemudian mengembangkan teknik merebus tahu lembut dengan daging sapi cincang dalam saus pedas yang mati rasa (numbing), menciptakan hidangan yang begitu populer hingga akhirnya menggunakan nama panggilannya sebagai nama hidangan tersebut.

Tujuh Standar Keaslian

Berbeda dengan versi lebih ringan yang ditemukan di banyak restoran Tionghoa internasional, Mapo Tofu di Chen Mapo mematuhi tujuh standar sensorik tradisional: Ma (kebas/mati rasa), La (pedas cabai), Tang (suhu panas), Xian (segar), Nen (lembut), Xiang (aroma wangi), dan Su (tekstur daging yang renyah).

Rahasianya terletak pada kualitas bahan regionalnya. Dapur mereka menggunakan Pixian Doubanjiang (pasta kacang lebar fermentasi) premium dan taburan lada Sichuan giling tangan yang memberikan sensasi mala yang menggelitik lidah. Disajikan secara tradisional dalam mangkuk batu atau besi cor yang sangat panas, hidangan ini tiba dalam keadaan mendidih, dengan kubus tahu sutra yang terendam dalam minyak cabai merah yang pekat.

Mengunjungi Chen Mapo di Tahun 2026

Saat ini, Chen Mapo Tofu diakui sebagai “China Time-Honored Brand”. Meskipun kedai asli dari abad ke-19 sudah tidak ada, restoran utama di No. 10 Qinghua Road di Chengdu terus mempertahankan status Michelin Bib Gourmand hingga tahun 2026.

Bagi pengunjung, pengalaman terbaik dinikmati dengan semangkuk nasi putih hangat untuk menyeimbangkan rasa pedas yang intens. Selain Mapo Tofu sebagai bintang utamanya, menu di sini juga menawarkan tedsfishfry.net hidangan klasik Sichuan lainnya seperti Ayam Kung Pao dan Babi Masak Dua Kali (Twice-Cooked Pork). Baik Anda seorang pemburu rasa pedas maupun pecinta sejarah, makan di sini adalah kesempatan langka untuk mencicipi hidangan persis seperti yang dimaksudkan lebih dari satu abad yang lalu.

nagatop

nagatop

kingbet